ngomong-ngomong soal.....
May 27th, 2007
Meniru bagaimana orang2 hebat bekerja
Posted by nura1200 at 09:56 PM on May 27, 2007.
saat ini aku masuk ke dept baru, dengan job desc yang lebih fokus, yaitu IT Data Warehouse dept.
(Oke dari kalimat pertama ini mungkin pembaca sudah merasa malaes karena
merasa tulisan ini akan bersifat egosentris, tapi ya gimana lagi, orang blog ini
blog aku kok)
Namanya nggak keren sih. Aku pikir lebih keren kalau disebut IT Business Inteligence dept. Pada dasarnya di department ini lebih ke arah Analyst dan lebih banyak berhubungan dengan C-Level atau paling tidak manager, tapi pada kenyataanya aku juga masih harus parttime memegang SAP-Abap yang dekat dengan user finance dan juga masih ada helpdesk yang dekat dengan complaint pelanggan.
ohya FYI juga, kalau dulu rekan2 paslikom banyak berkumpul di Application Development dept, sekarang mereka sudah tersebar ke beberapa lini: CRM, Billing, RA, VAS, dan aku sendiri DW-BI. Aku juga lihat kinerja teman2 aku itu sangat luar biasa, ditambah dengan kenyataan bahwa perusahaan sedang dalam tahap berkembang, menjadikan mereka seakan orang2 yang undisposable.
Kalau aku pikir2 sejak aku pindah ke jakarta, banyak sekali teman2 dengan kapasitas dan kinerja yang luar biasa. Jadi ingat juga setahun yang lalu, ketika aku dan kawan aku ikutan 'audisi' kerja perusahaan MNC papan atas yang notabene hanya orang2 'luar biasa' yang keterima. Melihat begitu banyaknya peserta 'audisi' dan berlapis-lapisnya proses 'audisi', setelah test pertama, kawan aku berucap "hmmm wajar saja kalau perusahaan ini mendapatkan orang2 terbaik di bidangnya, orang seleksinya aja kayak gini". Sebulan kemudian kawan aku itu menjadi satu2nya orang keterima diantara (mungkin) ribuan peserta 'audisi'.
Hebat...tenan..........
Yang penting sekarang adalah meniru bagaimana bersemangatnya mereka, cara bekerja mereka, cara berfikir(+) mereka.
sehingga nanti jika ada pertanyaan
"Apakah anda akan dipertahankan, jika perusahaan memutuskan untuk memPHK 75% karyawannya ?"
dapat dengan mudah kujawab: "Tentu saja"
March 24th, 2007
Novel yang mencuri perhatian aku
Posted by nura1200 at 12:33 AM on March 24, 2007.
"Ndri tempat mana yang pingin kamu kunjungi...?" tanya Lani.
Pertanyaan sederhana, tapi adakalanya kita merasa pertanyaan sederhana seakan menjadi filosofis, karena pikiran kita yang berlebihan (baca:enggak-enggak) dan didukung rasa sentimentil emosional yang sedang bergejolak...HALAH.
"ke Pantai" sahut aku....
"kalau aku ke Gunung...." sahut lani.
Dan bermula dari sinilah akhirnya kawan aku tersebut, merekomendasikan novel 5 Cm.
Cerita tentang 6 orang yang mendobrak rutinitas dan zona nyamannya dengan melakukan pendakian ke Semeru. Yang meletakan cita2, mimpi, harapannya 5 cm di depan keningnya (tidak nempel) agar senantiasa terlihat untuk selalu diraih.
Kutipannya gini nih
"..Biarkan keyakinan kamu, 5 cm menggantung di depan kening kamu. Dan sehabis itu kamu cuma perlu kaki yang berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang akan menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat keatas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja dan hati yang akan bekerja lebih keras dari biasanya".
Tidak seperti Veronica nya choleo yang setingnya rumah sakit jiwa mulu, di buku ini setingnya adalah keindahan Semeru. Dan aku bisa dibawanya menjelajahi keindahan itu.
Inspiring, menyentuh (warning bisa2 brebes mili pas baca bagian2 menyentuh dari novel ini), dibumbui roman-roman percintaan yang endingnya quite twisted dan percintaan yang juga diarakan ke cinta pada sang maha besar, membuat novel ini makin menarik.
hey ini keduakalinya aku antusias nyeritain tentang aktifitas aku membaca novel.
Yang pertama dulu sudah pada tahu kan, pertama kalinya aku memberi cap "Bagus, Menarik" pada sebuah buku cerita yang penuh tulisan dan nggak ada gambarnya (orang2 nyebutnya novel) bertajuk GMC
he..he..he...
Aneh juga ya, rata2 orang angkatan 80'an bermula baca dari novel konyol lupus, aku malah belasan tahun setelah itu dengan GMC. Harusnya sejak kecil aku sudah bisa berimajinasi menjelajah cerita dalam buku cerita (non komik), tapi aku baru bener2 bisa merasakannya di usia 20an.
Yang masih susah itu meresapi buku2 berat non fiksi, bawaanya ngantuk aja.
Setelah GMC dan sebelum 5CM sebenarnya ada beberapa novel yang aku baca 3 terakhir adalah Da Peci Code, kite runner, veronica memutusakn (whatever itulah), tiga2nya gagal menarik minat aku, dan berujung aku gletakin aja sebelum habis.
Currently listening to: mahameru.mp3
March 8th, 2007
Cari info pekerjaan
Posted by nura1200 at 10:59 PM on March 8, 2007.
setelah postingan terakhir yang menceritakan sahabat2 aku waktu SD. Salah satu dari mereka pekan ini resmi terhubung dengan aku melalui YM. Ari namanya, he..he..he teman SD aku, teman dalam bersama-sama menghapal bahwasanya Menpora adalah Akbar tanjung, dan rudini adalah menteri dalam
negeri.
Kawan aku itu ternyata, bekerja di XL, surabaya. ...hmm menarik..:D.
'Kalau ada info lowongan disurabaya kasih tau aku dong?'
begitu tanggapan aku.
Saat ini aku bener2 cari lowongan pekerjaan. Bukan buat aku memang, tapi buat 'Saudara2ku'.
Bayangkan jika kamu lulusan S1 susah payah dengan biaya orang tua, dan sampai 4 tahun belum mendapatkan pekerjaan.
Bayangkan jika kamu adalah pemimpin keluarga dengan anak2 yang masih berusia SD, dan kamu jobless tanpa kepastian income untuk keluarga....
Saat ini aku bener2 butuh lowongan pekerjaan..
Lowongan Pekerjaan Administratif, Guru SD/TK, bahkan lowongan Sopir.
Di surabaya atau dijabotabek (untuk sopir).
Seperti postingan sebelumnya, yang bertujuan agak blog aku bisa ditemukan kawan2 SD aku melalui
google. Dan akhirnya ada satu yang berhasil terhubung dengan aku.
Untuk postingan ini, harapannya adalah: ada informasi lowongan Sopir
.
February 19th, 2007
John Mindring
Posted by nura1200 at 11:42 PM on February 19, 2007.
John Mindring, sekumpulan anak yang terdiri dari 7 orang, menamakan diri mereka degan nama yang aneh ini. Artinya apa? Saya jamin, bahkan John Nash pun tak akan bisa menerjemahkan dua kata ini, karena memang kata John Mindring tidak memiliki arti apapun. Sebuah letupan dua kata yang muncul begitu saja dari mulut Joko, salah satu dari 7 orang yang sekolah di sekolah kampung dekat TPA sampah di daerah sukolilo.
Setiap harinya bisa dipastikan aku hanya bermain bersama mereka ketika istirahat dan sepulang sekolah. Inilah peer bermain aku yang berani aku klaim sebagai sahabat aku, ya sahabat. Mereka memang bukan anak-anak yang tidak pernah membuat aku sebal, tapi bersama merekalah ada rasa aman, klik dan senang. Sebagai anak perumahan bertubuh kecil yang bersekolah di Sekolah 'Kampung', rasa aman itu perlu supaya aku bisa menikmati masa kecilku
.
Anak2 'kampung' yang nakal2 itu waktu itu memang menjadi salah satu teror buat aku. Teror lainnya adalah si judes FS, yang semua kemauannya harus aku turutin, kalau nggak aku turutin dia pasti bilang "tak bilangin bapakku lho". FYI bapaknya FS itu dulu jadi pak RT, entah bagaimana dia bisa menjadikan hal itu sebagai senjata andalan untuk mendominasi teman2nya.
Oke back to my old budies, the John Mindring.
Banyak hal-hal yang mungkin nggak akan pernah aku lakukan kalau nggak sekolah di sekolah pinggiran dan mengenal mereka. Diantaranya adalah: Mencari buah ceres (orang jakarta menyebutnya buah.....ceri), memetik buah murbei yang konon adalah makannya ulat sutra, membelah buah ketapang dan memakan biji lunaknya yang memabukan, memakan ramai2 blimbing wuluh dengan cabe dan kecap (yang mana kambinasi ini kami sebut rujak, rujak yang nggak akan mau aku cobain lagi), mencari buah blewah yang terlewatkan oleh petani ketika dipanen, menghisap benang sari bunga entah apa namanya, mencuri mainan di penjual lapak2 sekolah, beli roti lantas kabur tanpa bayar, main banjir, membuat petasan busi, bersepeda dan nongkrong di dermaga pantai kenjeran, neken bel rumah orang lantas kabur.Bagi aku sih hal yang aku sebutin barusan lumayan klasik dan eksotis, yang menyelingi permainan game sega dan spica.
Walaupun nggak seLuarBiasa kisah di Laskar Pelangi by Andrea Hinata (cmiw), tapi mereka teman2 JohnMindring cukup memberikan inspirasi, paling tidak mereka menyelamatkan 6 tahun masa SD ku dengan rasa aman dan iklim komptisi akademis yang sehat. Akan lama kalau aku ceritakan detailnya. Dipercepat saja ya....
Bertahun-tahun berlalu akhirnya waktu juga yang tidak mau kompromi, 7 anak ini harus lulus sekolah, tersebar ke SMP yang berbeda, andaikata bertemu dalam SMP yang sama, perbedaan kelas juga menjadi jurang jarak yang memisahkan kedekatan. Selain waktu yang menghendaki kerenggangan persahabatan, ada satu hal lagi yang membuat kerenggangan, hal itu adalah KENYATAAN.
Jalan hidup yang dipilih sudah mulai berbeda, basket, mobil, motor, gaya hidup gaul, rokok, tawuran, jadi anak nongkrong, pesantren, jadi anak rajin atau lainnya. Yang pasti semuanya sudah berbeda, kami semua sudah berbeda.
Dan berakhirlah dinasti John Mindring yang terkenal itu.
....
....
....
Teman2, inilah teman2 aku waktu SD dulu, inilah John Mindring
Arif Budi Darmawan, Ari kurniawan, Imam Primahardi, Nur Andriansyah, Joko Sumarsono, Agung Kusuma Negara, I GDE Gowinda.
Jika ada yang merasa punya nama diatas, dan iseng2 memasukan nama tersebut di keyword google dan dapat reference ke blog ini, maka blog ini akan menyapa
"hello guys....lama nggak bertemu...."
Currently listening to: Lilin-Lilin Kecil
February 13th, 2007
Menulis buku
Posted by nura1200 at 09:46 PM on February 13, 2007.
Luar biasa sekali melihat kawan aku yang satu itu, berhasil membuat sebuah , buku sederhana, dan topik yang dia tulis adalah topik yang ia pelajari belum lama, ditambah lagi bukunya diterbitkan salah satu penerbit terbesar di indonesia raya. Weleh..weleh.... bener kata unyilll, kawan aku yang satu itu memang selalu mengalami 'ketidakadilan' dalam hidup...he..he..he...
Ngomong-ngomong soal menulis buku, ada cerita nih sewaktu aku masih bekerja sebagai stap pengajar di FIB. Ada orang FE mengajak untuk membuat buku bareng dan sudah ada penerbit yang mau menerbitkan (nggak terkenal sih memang),
yang membahas tentang apa penyebab songoku berubah jadi kingkong disaat purnama tiba. Temanya rahasia...:D.
Satu bab berhasil aku tulis, aku kirim ke dia, dan dia melakukan sedikit perbaikan dan editing.........oke banyak...... dia melakukan banyak perbaikan susunan kalimat dan kata... puasss.
Bab dua berhasil aku tulis, aku kirim juga ke dia. Tapi tidak ada tanggapan dari dia, seminggu dua minggu, sebulan dua bulan berlalu. Dan dapat kabar, kawan aku itu meninggal karena sakit.
Hidup dan mati memang tidak bisa kita hindarkan, sudah ditentukan olehNya...
....
....
....
Jodoh juga...
(dua kata terakhir, ditulis untuk mengurangi unsur sad ending dari postingan ini)
Currently listening to: Nusantara.mp3
January 24th, 2007
Kado Lecek
Posted by nura1200 at 11:06 PM on January 24, 2007.
Pekan lalu iseng2 main ke toko perlengkapan bayi. Niatnya mo beli pakaian bayi. Pas nemu pakaian bayi,
aku ambil pakian2 bayi itu, and you know what? its very small..
<inner andri: yaiyalah>,
dan waktu itu nggak ada hal yang bisa menghalangi aku untuk tidak tersenyum melihat pakaian2 itu, Its very..... small.....
<inner andri: eee.... ndri..FYI bayi itu kecil dan atas dasar itulah kenapa pakaian bayi juga berukuran kecil. So plis stop saying its_very_small_smill words>
Di rumah, 3 set pakian bayi, aku jadikan kaos kaki aku bungkus rapih dengan kertas kado, sangat rapih, sungguh....., bahkan aku klaim bahwa ini adalah hasil bungkus kado terbaik yang pernah aku lakukan sepanjang masa.
+/- 4 menit aku habiskan hanya untuk membolak-balik dan memandang (dengan penuh kekaguman) kado yang (menurut aku) terkemas dengan sangat baik..
Di menit ke 5:
"Arrghhh........Price Tag nya masih tertinggal di dalam"
"Ketahuan dong kalau harganya mahal"<Halah>
satu jam berikutnya aku habiskan untuk ngeunpack selembut mungkin agar tak merusak kertas kado .Dan aku kemudian membungkus kembali kado tersebut, dengan kertas yang sama (dengan alasan toko udah pada tutup dan due date penyerahan keesokan harinya).
Selanjutnya
+/- 4 menit aku habiskan untuk membolak-balik dan memandang (sayu) kado dengan bungkus lecek, seraya mencoba menghibur diri sambil berkata dalam hati "paling tidak satu jam lalu kado ini sempat menjadi kado dengan pengemasan terbaik sepanjang masa aku, ...sungguh...."
Kesokan harinya, kado itu aku letakan dimeja kawan aku, Wanda namanya.
FYI wanda itu laki2.
------
Kado lecek itu buat kamu Nda'.
Jangat bertanya kenapa ada beberapa bekas lubang steples di bungkusnya.
Jangan pula bertanya kenapa ada bekas double tip yang dipaksa buka.
Jangan lihat dari apa isi kadonya Nda'.
Tapii....
"anak mas baru lahir ya mas?"
":D"
"Laki-laki atau perempuan mas"
<sebenarnya pingin aku jawab, perempuan namanya Aisya. Tapi sayang itu berarti berbohong>
"Enggak mbak, ini untuk pernikahan teman saya"
"Kok kado pernikahannya set pakaian bayi"
"Ini bukan kado kok mbak, ini.......doa"
Semoga kadonya lekas berguna..nda...he..he..he.....
January 22nd, 2007
Hanya tercatat di Inbox & Sentitem ?
Posted by nura1200 at 09:27 PM on January 22, 2007.
...--... ...--... (SOS SOS) (SMS SMS)Bagi yang nggak tahu, tulisan barusan adalah dering SMS monoponic dari Nokia kuno.
"Asalamualaikum asep, semoga tahun ini bisa mejadi pribadi yang lebih baik, semua cita2 mimpi dan keinginnanya tercapai. -wak Kaijan-"
Untuk tahun baru ini harapannya adalah...mmmm
jadi harapannya mudah-mudahan.....
Semoga...
heeh..... (ceritanya sedang menghela nafas)
kalau aku pikir, banyak sekali moment yang penuh doa dan harapan dalam hidup. Contohnya : Ulang tahun, hari raya, tahun baru bahkan kematian orang2 yang kita sayangi.
Dalam moment2 tersebut terpompa semangat kita untuk menjadi lebih baik, untuk bertobat, untuk lebih berguna dsb dsb.
Dan di moment tertentu (Salah satunya tahun baru ini) kita menerima dan menigrim sms2 yang sangat indah, sms harapan dan doa agar kita menjadi lebih 'baik'.
Kadang SMS itu tersimpan begitu lama di Inbox ataupun di sentitems. Tapi.....Ruh dari sms itu sendiri tidak bertahan di lama di dalam diri.
Jadi untuk moment tahun baru kali ini...
Gusti Allah Pangeran.... ...tolong TANCAPKAN dihati aku harapan2 dan doa2 yang selama ini tersimpan di Inbox dan SentItems aku. Karena susah bagi aku untuk menancapkannya sendiri. Tancapkan sedalam mungkin agar susah dilepas.
Currently listening to: selimut hati
January 9th, 2007
Kualitas basa-basi aku
Posted by nura1200 at 03:46 PM on January 9, 2007.
Screenshot berikut dapat mengambarkan kualitas basa-basi aku:
Suatu hari, mbak kos sedang ngangkatin jemuran.
Karena aku kebetulan berada disekitar tempat jemuran.
Aku pun mencoba untuk berbasa-basi.
"Mbak....lagi ngangkatin jemuran ya?"
Arrgghh... setelah mengatakan kalimat diatas, nggak perlu waktu lama bagi aku untuk menyadari betapa "sempurna"nya cara aku berbasa-basi.
Currently listening to: Inikah Surga
January 6th, 2007
Teman Tapi Akukamu
Posted by nura1200 at 07:00 PM on January 6, 2007.
Dulu di pekan pertama hidup dijakarta, sempat aku ikut crash course bahasa jakarta bersama Bee Me Chik dan ja. Lokasinya di bawah pohon (^_^)V di stasiun pondok cina.
Salah satunya topikya adalah Penggunaan kata 'Aku', 'Kamu','lu','gue'.
They said, "andri jangan pake 'aku kamu' lagi, karena 'aku kamu' itu digunakan ke keluarga atau pacar".
Dan sejak saat itu.....
aku tetep pakai 'aku kamu', he..he..he..
Yang lain pake lu gue, aku pake 'aku kamu'
Yang lain pake ana antum, aku pake 'aku kamu'.
Adakalanya, lawan bicara aku yang justru menyesuaikan dengan aku dengan menggunakan 'aku kamu'. Adakalanya bahkan mereka nggak sadar telah menggunakan 'aku kamu' ketika berbicara dengan aku.
Sempat juga aku di depan kelas, keceplosan pake kata 'aku' instead of 'saya', buru2 aku ralat kata2 'aku' menjadi 'saya'. Dan selanjutnya tampak beberapa mahasiswa mencoba menahan tawa.
Sebenarnya nggak ada alasan khusus yang membuat aku selalu menggunakan 'aku kamu', waktu itu sebagai orang baru di jakarta, aku merasa nggak cocok kalau menggunakan lu gue. Kalau dipaksakan malah takutnya jadi mirip kasino_warkop_dki lagi ngomong "Gila lu ndro' ".
Alasan kedua karena, waktu itu bingung bagaimana spelling kata 'lu' yang bener, apakah 'LU', 'LO', 'ELU', 'ELO', 'LOE', 'ELOE' atau malah 'LOEUY' (halah..maksa pisan euy).
-------
Bagi aku sih, biasa aja kalau menggunakan 'aku kamu' ke kawan2 aku. Mereka akan mengartikan kata2 'aku kamu' sebagaimana adanya.
Tapi bagi anda2 pengguna kata2 'lo gue' dalam pergaulan sehari-hari, ada kemungkinan (walau cuman seukuran helai rambut) terjadi sebuah status yang namanya TEMAN TAPI AKUKAMU (paham nggak??). Jadi waspadalah..waspadalah....
January 4th, 2007
Makin Tahun Makint Turun (Degradasi Aktifitas)
Posted by nura1200 at 07:02 PM on January 4, 2007.
Hmmm... benar2 jauh sekali ya aktivitas setelah lulus dengan sebelum lulus. Yang kita pikirkan setiap hari adalah diri kita sendiri, masadepan kita, kerjaan kita dan sejenisnya.
Tidak seperti waktu kuliah dulu, dimana kita serasa mengurusi dunia (walau sebenarnya cuman bikin spanduk untuk kegiatan mahasiswa).
Belakangan ini, aku berangkat jam 7 pagi sampe rumah jam 7/8/9/10 malam, sampai rumah juga cuman makan sampai kenyang, ibadah alakadarnya, nyalain komputer nonton/konek internet/nulis blog yang nggak pernah diupload.
Kalau aku pikir2 hal yang membuat kehidupan jadi nggak bermutu, ibadah jadi alakadarnya adalah karena kurangnya kegiatan kita yang bernilai sesuatu tidak hanya bagi diri kita sendiri tapi juga bagi orang lain, tidak adanya kontribusi lebih kita bagi orang lain.
Logikanya kalau kita banyak waktu luang, kita akan mendapatkan kesempatan yang lebih besar untuk bisa beribadah,membaca alquran, membaca buku, shalat tepat waktu dll. Tapi kenyataanya tidak demikian, 'semakin dikit kontribusi' yang juga dapat dibaca 'semakin luang waktu kita', semakin dikit pula kesempatan kita meningkatkan kualitas diri kita, baik itu untuk keperluan dunia maupun akhirat.
Sebenarnya ada kesempatan2 yang ada untuk berkontribusi lebih, tapi semuanya terhalangi oleh teman dekat aku yang namanya adalah SIFAT MALAS, kalau minjem istilah anak basecamp: Menderita Penyakit Malas Akut. Males sekali aku capek2 ngurusin kegiatan ini yang ujung2nya yang datang cuman aku dan panitia doang, males sekali aku ngajak kawan2 menghadiri pengajian kalau tidak ada komitmen dari kawan2 yang aku ajak.
Ujung2nya: nggak ngapa2in,....
dan ujung daru ujung2nya: hal-hal gak beguna bahkan mungkin dosa jadi bagian dari keseharian kita.
----------
Kemarin, muncul antusiasme yang lumayan dari aku ketika salah seorang teman aku, sebut saja namanya Zidni berinisiatif untuk menghidupkan kembali Majelis Ta'lim PT E (MTE). Menghidupkan kembali MTE dengan kegiatan2 yang bermanfaat untuk karyawan PT E.
Jujur aku tertarik. Tapi.....kali ini orientasi aku bukanlah dari hasil yang berparameterkan kuantitas, misalnya jumlah karyawan yang aktif banyak,sumbangan yang terkumpul banyak,seminar ramai dll.
Orientasi juga bukan pada proses, karena menentukan parameter berhasil enggaknya agak susah. Kali ini aku akan mencoba berkontribusi dengan orientasi diri sendiri.
Maksudnya apa???
Pake contoh aja kali ya: Misalnya aku membuat sebuah program Belajar Bahasa Arab untuk karywan PT E. Duit dari PT E untuk program ini InsyaAllah ada, pengajar tinggal ajak teman2 dari LIPIA (dibayar profesional tentunya)
Lantas Pesertanya???
nanti kalau nggak ada yang berminat kan BT??
Enggak....,
seperti yang aku bilang, orientasinya adalah aku sendiri, kalau yang ikut akhirnya cuman aku sendiri ya cuek aja, yang penting kan akhirnya aku bisa belajar bahasa arab.. Gratis pula.
-----------------
OOT: aktifitas yang paling aku nanti akhir pekan ini adalah:
memetik buah rambutan di kebun kos.......