ngomong-ngomong soal.....
Entries for November, 2005
November 5th, 2005
Serba-serbi Ramadhan dan Lebaran
Posted by nura1200 at 10:21 PM on November 5, 2005.
Jumat 28 Oct, silaturahim ke tempat mas mull, nemenin barkah. Datang kesana ketemu dengan warga kapuk, place of the first basecamp. Bertemu dengan seorang ibu penjual nasi uduk, dab beliau bilang, wah "orang2 lama pada maen kesini ya". Ketemu juga denga si asep, the little boy that would never grow up, he..he..he.., julukan yang aku berikan ke dia karena dari dulu sampai sekarang dia kelihatan imut kayak cindil. Back to mas mull, ternyata mas mull belum pulang, dan mau gak mau nunggu di tempat ikhsan the ducovny yang lagi sakit flu. Nah......disinalah akhirnya aku tertular FLU. Arrghhh....gimana agenda itikaf nih gini caranya.
Malamnya ketika mau brangkat itikaf, ternyata ujan,......"mmmm...ujan nih..., sambil nunggu reda, main WE dulu yuk..?"..."ayukkkk...." Halah, nih aku niat gak sih itikaf.
Akhirnya hujan reda juga, jam stngah 12 malam. Aku, ebong, Rumin, Vae, Lesly jalan ke MUI, untuk menghindari jalan becek, kami milih jalan diatas rel. Si lesly bilang "bong lo awasin belakang yak...?", waha.ha..ha...ha..., penryataan yang lucu since, jam 12 mana ada kereta, trus rel nya kan dua arah dan yang kami lintasin adalah arah kertea yang datangnnya dari depan kami.
Sampailah kami di mui, alhamdulillah itikaf cukup memberikan hasil berupa target bacaan yang kekejar, setelah banyak ketinggalan. Setelah beberapa lama tilawah, aku pingin isirahat, aku pun mengeluarkan bantal dari tas aku. Ya..bantal..., he..he..he.. aku udah siapin khusus untuk itikaf aku di MUI.
Setelah itu..abis subuh pulang...dan yang mengecewakan...sakit tambah parah..idung meler ingusan..srooottt.
Sabtu 29 Oct
What a weekend...., masa inkubasi flu aku udah mencapai taraf demam. Tidur seharian, bangunnya mau beli gorengan, gak kebagian, untungnya si ibu baik, ngasih aku keripik buat buka. duh..mata panas, badan gerah, demam tinggi. Keluar beli makan, warung tutup..arrrghhh, ujian...ini ujian, andri harus sabar. mau tilawah jadi berat, akhirnya tiduran, nonton Extravaganza dan Kiamat dah dekat. Sambil kriyep-kriyep nonton MU jam 11, kriyep kalah 1:0, kriyep 2:0, kriyep 3:0, kriyep 4:0.....waaaaaa.....ujian..ini ujian..tidur ah.
Ahad 30 Oct
Yes..demam ilang, he..he..he.. uhuk..lho, kok..kok sekarang jadi batuk, aduh....inkubasinya udah sampai bikin aku radang tenggorokan, duh. Preparation untuk mudik, siangnya beli martabak fatmawati, de best martabak in depok. Trus, abis itu ke carefour. Pinginnya buru2 blanja kaos poloshirt di carefour supaya gak terlambat. Tapi pas sampai disana, masya allah, orang2 buanyak banget. Carefour Full. mau jalan cepet susah banget, 20 menit dari pintu masuk mall aku baru berhasil masuk carefour. Haaah bisa terlambat nih. cepat2 aku ambil satu poloshirt dan pingin segera aku bayar. Tapi tak berapa lama aku balikin poloshirt itu, karena apa? karena antrian kasirnya puanjang bangetttttt...., gak mau aku ngorbanih 30 menit waktu hanya untuk spotong poloshirt. Nyesel deh, pinginnya buru2, tapi malah buang buang waktu. Mau keluar dari carefour, take time lagi 20 menit, karena di mall orang penuh banget harghhh. Mana di luar hujan...., lari..becek..becek... buru2 biar gak ketinggalan kereta,sambil harap2 cemas aku berharap gak terlambat.Sampai di Stasiun Gambir,"ting..tong..ting..tong, pengumuman, kereta sembrani tujuan surabaya mengalami keterlambatan"...."apaaa....?" aku udah buru-buru kayak dikejar hantu gini, eee keretanya terlambat.
Pokoknya hari ahad bener2 jadi hari uji kesbaran yang gagal aku lalui. Nih mbak, bukti kalau aku nggak sesabar yang kamu bayangin.
Alhamdulillah bertolaklah aku dari jakarta menuju surabaya. Di kereta, aku buka puasa dengan martabak fatmawati. Yang aneh nih martabak rasanya nggak seenak ketika dimakan rame-rame ama edi, galuh dan firman
31Okt 1 Nov
Pas di jakarta bikin rencana untuk itikaf di Masjid Agung dan Masjid Ampel, sambil ngatamin Quran di salah satu masjid tersebut. Tapi setelah aku pikir2 kondisi aku lagi gak fit nih, kalau maksain tiap malam itikaf pasti makin parah sakitnya, akhirnya rencana aku reduksi. Itikafnya sekali aja malam ganjil 29 aja, di masjid agung aja, plus kataman. Sore menjelang malam 29, kok badan mengigil gini kalau kena air, mulut nggak enak, wah ntar kalau itikaf tambah parah lagi sakitnya, akhirnya rencana di revisi lagi. Kalau sebelumnya berencana itikaf di Mesjid Agung, kini rencana aku reduksi jadi shalat tarawih di mesjid agung plus kataman.
Ok deh, melajulah aku dengan impresa97ku ke mesjid agung. Raung motor menderam si muda pun melaju kencang. FYI di surabaya kalau siang kendaraan lampunya dinyalakan semua lho..untuk mengurangi kecelakaan, bener juga sih, dengan lampu dinyalain awarenes terhadap kendaraan lain jadi lebih tinggi di siang hari.
Setengah jam berkendara, sampilah ke tempat yang dituju, mesjid agung surabaya. Mesjid termegah di jawatimur. Biru..., mutira biru, entah kenapa aku suka manggil mesjid ini mutiara biru. Pemuda-pemudi ramai sekali disini, pedagan makanan, pakaian pun ikut meramaikan area sekitar masjid agung.
Aku shalat isya dan tarawih, setelah selesai aku langsung mempersiapkan target selanjutnya, yaitu ngatamin quran. Aku lantunkan lembar demi lembar sambil sesekali berdoa dan menatap langit2 mesjid (nagapin coba..). Hampir sejam aku tilawah, aku cek sisa halaman yang tersisa, dan ternyata jumlahnya membuat aku ngepeer untuk ngatamin hari ini. akhirnya rencana dirubah lagi deh. Ngataminnya nggak jadi di mesjid agung, ngataminnya hari besoknya aja deh di mesjid dekat rumah. He..he..he.. rencana kok direvisi terus. Oya di depan mesjid aku coba beli celana pendek selutut, harganya 17000, aku tawar 15000, ee si abangnya nggak mau. Aku pura2 ninggal deh sambil berharap si abang nyerah dan manggil aku lagi dengan harga 15000. Udah jalan pelan2, selangkah, dua langkah, sampai parkiran motor deh. Dan si abang nggak manggil juga, heeehhh kesel juga.
Tentang puasanya....waahh..beraaattt banget puasa di surabaya, panas banget man..panas. Keringat terus keluar, kipas angin yang ada di semua penjuru rumah (maklum gak punya AC) gak mempan melawan Hawa yang bener2 panas di surabay. Dehidrasi...haus...pingin pulang (ke JKT)
2 Nov
Alhamdulilah di hari terakhir ini bisa katam, pas shalat dzuhur, halaman sisa aku abisisn semua.
3 Nov.
Selamat hari lebran, mudah2an amal ibdah kita diterima allah, dan senantiasa terjaga setelah ramadhan. Sudah aku niatkan untuk mengirim semua teman2 aku SMS lebaran, aku harus mengirim lebih dahulu, jangan sampai aku dikirimin duluan. Tapi apa daya.....trafic di semua smscenter operator mengalami peak. Mental deh. Tapi nggak krasa baru isi ulang, dan habis untuk ngirim dan mbales SMS lebaran. Guys..mohon maaf lahir bathin. Dan juga untuk partikular someone, Selamat milad ya, barakallah fi umruki, semoga berkah allah selalu menyertai dan kebaikan senantiasa bersinar dan menyinari yang lain.
extra: Kaput.
FYI, aku punya seorang adik sepupu yang sejak kecil memang hubungannya dekat, dan setiap lebaran selalu merayakannya ke rumah surabaya. Dan ternyata adik aku itu seorang Kaput Salamnya Unair, ibaratnya selvinya unairlah. well.. dia punya modal sih untuk itu semua, kapasitasnya tinggi, kalm, smart, good lookin, full of achievement dan bisa main gitar (yang terakhir gak usah dipikirin). Jadi lo-lo pade jangan macem2 sama gua, adik gw Kaput Unair nih. Talking about girls, akhirnya lebaran kali ini, berhasil mencuri lihat tampang si Oriza, kebetuluan dia main ke rumah. Ternyata mirip banget kayak kakak iparnya ali. kalau oriza main ke rumah, pembicaraan bude aku selalu mengarah ke 'sana'.
entry information
Entry Privacy Status: PublicFriends OnlyPrivate/DraftCommunity Posting
Entry Title: Entry Text:
November 9th, 2005
Photo
Posted by nura1200 at 02:43 PM on November 9, 2005.
ngedit2 poto itu adalah salah satu cara untuk ngisi waktu luang, dan sekarang mau aku upload ke tabulas beberapa wallpaper bikinan aku, sekalian ngetest fitur PhotoBucket.
1. WP Narsis dikit

2 WP The Mungil
3 WP Iftar@Vikas

4 WP Towo NoJutsu

November 14th, 2005
Masalah yang agak tabu di "Pertemuan" pekanan
Posted by nura1200 at 01:16 PM on November 14, 2005.
hah..sebenarnya aku nggak suka nulis ginian, tapi mudah-mudahan ada hikmahnya bagi saya dan teman2 saya.
Kemarin ada teman saya yang mengajak diskusi perihal masalah dia. Sekali lagi beliau diskusi bukan curhat. Kenapa saya pilih kata diskusi, karena akan muncul kesan objektif dan logis, tidak hanya sekedar perasaan. Anggaplah namanya Syawan.
Syawan bilang kalau saat ini sedang bermain dengan "Api" yang baranya melenakan. dia sendang bermain2 dengan Hatinya. Suatu hal yang agak nggak lazim juga untuk seorang seperti Syawan. FYI syawan, adalah teman saya yang selalu mencoba untuk stick dengan prinsip yang berafiliasikan ideologi islam, apalagi tentang hubungan dengan lawan jenis.
Berikut Saduran diskusi kami
Syawan: Ndri, saat ini ada seseorang yang terus ada di pikiran aku ndri, dia akhwat. Dan kalau mau jujur, perasaan ini sudah akut sekali, bahkan sampai untuk kali pertama aku mempunyai bayangan atau keinginan untuk meminang seseorang ndri, Ya akhwat itu, walaupun belum tentu juga dia mau menerima pinangan aku.
Andri: wah alhamdulillah akhirnya kawan aku akan menikah.
Syawan: Ya itu dia masalahnya andri. Aku belum bisa menikah sekarang. Paling tidak 2-3 tahun lagi aku merencanakan untuk menikah.
Andri: oo..ya udah lah, gitu aja kok bingung, berarti kamu harus bisa memenej perasaanan kamu itu. Lho..bukannya kamu yang ngajarin aku perhilah ginian.
Syawan: Itu dia masalahnya ndri. I'm playin with fire here, aku kelihatannya cukup jelas menunjukan gelagat-gelagat kalau aku berniat untuk meminang dia.
Andri: Ya ampun, gelagat gimana, katanya kamu belum siap untuk meminang dia. Kalau seperti ini, apa bedanya antara syawan dengan para anak muda pemuja cinta dan pencari cinta kayak di sinteron-sinetron itu.
Syawan: Beda ndri, aku bukan pemain cinta seperti itu. Bahkan aku berani berdalih kalau perasan ini semua adalah Untuk Allah Semata, perasan ini karena Allah.
Andri: Maksud kamu?
Syawan: GIni ndri, aku punya tujuan dalam hidup ini, simplenya yaitu meraih Ridhallah, meraih kebahagiaan dunia akhirat. Nah kalau berbicara pernikahan. Maka pernikahan aku itu harus untuk mencapai tujuan aku tersebut. Dan perasaan yang ada ini, bukan karena cinta, apalagi semata karena fisik, tapi dalam rangka meraih Ridhallah itu.
Andri:BTW kenapa harus dengan akhwat itu?
Syawan: Ya aku pikir dia bisa aku ajak bersama meraih tujuan tersebut, ok lah kamu pasti bilang kalau akhwat nggak dia aja kan. Bener bukan dia saja, tapi FYI, aku bisa mendapatkan suatu Enlightment, aku bisa mendefinisikan dan menentukan tujuan hidup, semua itu salah satu faktor tidak langsungnya adalah berkat bantuan akhwat tersebut yang diberikan ke aku beberapa tahun yang lalu. Itulah sebabnya kenapa selama ini kalau ada cewek yang ngajak diskusi tentang pernikahan, aku bisa mendiskusikannya denanga biasa aja, tapi kalau diskusi pernikahan dengan dia, tiba-tiba deg-degan.
Andri:Ok..ok stop it, aku nggak akan membahas, awal mula munculnya perasaan kamu ke akhwat tersebut dan juga keDeg-degan kamu itu. The main point is, kamu mengakui kalau kamu tidak siap untuk menikah sekarang. Dan aku Yakin kamu bisa menilai sendiri, benar tidaknya apa yang kamu lakukan. Aku hanya wanti-wanti, coba ditahan, coba dikendalikan, coba dimenej lebih baik lagi, dan juga jangan lupa sehebat apapun langkah dan gelagat yagn kamu tunjukan, tetap saja jodoh ditangan allah, ada kemungkinan yang nggak kecil dia menerima pinangan orang lain, ada kemungkinan juga kalau dia nggak menerima pinangan kamu kelak. Kalau kamu berlagak dan bergelagat layaknya Pangeran yang sedang menunjukan cintanya, aku jamin kamu sendiri yang akan rugi dan menanggung perihnya ketika semua yang terjadi tidak seperti harapan kamu. dan lebih parah lagi kalau justru yang terjadi membuat sang akhwat luka.
Syawan:Astagfirullah, kamu benar ndri you got the point there man, ngapain ya aku selama ini, konsep yang udah aku pahami tapi tetep aja kok aku bisa playin with fire gini ya.
Andri: Ya gpp wan, sunatullahnya memang seperti ini, kadang kondisi lingkungan sekitar mendorong kita terjebak ke hal-hal seperti ini.
Syawan: Thnx banget man, thnx untk tausiahnya, seneng banget gue punya temen diskusi kayak lo, selama ini aku simpan aja sendiri sih masalah ini, aku gak berani cerita-cerita kayak gini ke kelompok dan guru ngaji aku.
Andri: Lho kenapa emang?
Syawan: ya malu lah gue, selama ini bahasan berkisar ke masalah pergerakan yang berat dan elit, masak gue datang dengan masalah ini ke kelompok dan guru ngaji gue. Tengsin lah...
Andri: ini dia nih, budaya yang nggak bagus di teman-teman kamu, walaupun teman kamu ketua LDF, ketua Eksekutif, ketua DPRa, bukan berarti masalah-maslah seperti ini menjadi hal yang tabu. Sering berhadapan dengan masalah "Berat" and stuff bukan berarti akan bebas dari masalah-masalah kayak gini lho. Jadi nggak ada salahnya kok dikomunikasikan, paling agak jadi malu dikit ..he..he.., tapi gpp, kan malu sebagian dari Iman.
Syawan: Iya sih, kamu bener lagi. Mudah-mudahan gue masih bisa terus memiliki perasaan malu, kalau kecantol masalah2 kayak gini.
Andri: Dan satu lagi syawan. Kita kan anggota Band of Hotshot, kumpulan pemuda gak bisa maen bola, sok jual mahal dan sok Laku. Harusnya bisa ngehandle maslah kayak gini dong.
Syawan:..ha..ha..ha..betul juga kamu ndri, lo sih jarang main ke tempat gue, jadinya kayak gini deh gw. Eh tau gak sih, akhir2 ini kok banyak teman-teman lama gue yang cewek jadi sering ngajakin ngediskusiin nikah gitu, terus akhir-akhir ini gue sering dapat SMS perhatian gitu tapi yang ngirim pada gak ngaku namanya siapa. Aneh deh..
Andri:..ha..ha..ha...., kamu bener-bener pas jadi anggota Band of Hotshot deh.
Syawan: oya..kenapa emang?
Andri: Sok lakuuuuu...
Syawan: Bwa..ha...ha..ha.., udah ah, dah cukup diskusinya untuk hari ini, teman-teman yang lain udah nunggu di lapangan squash. Kali bakal ini gue kalahin lagi loe...
THIS IS MY LAST "MOVE" in this blog
Berenang- Shape of my body = Tabung Kimia
Posted by nura1200 at 02:51 PM on November 14, 2005.
Seperti rencana bulan lalu, join membership renang Bumiwiyata. Harusnya hari ini, aku, unyil, chaotic dan pemuda 80 ndaftar bareng. Tapi akhirnya bertiga doang karena pemuda 80 nggak bisa datang. Sampi di kolam renang, kita terlebih dahulu ganti baju, pas aku buka kemeja tiba-tiba, si chaotic ketawa yang juga diikuti si unyill. Chaotic bilang "ha..ha..ha..gak nyangka ndri perut kamu bisa buncit kayak gitu, mana bagian kiri-kanan perut jadi bergelambir gitu". Aku menyahut "mungkin karena aku kurus kali ya, jadi ketika perut gendut dikit, jadi kelihatan buncit".
Kalau diperhatikan bareng di kaca besar ruang ganti, Tampak badan chaotik yang tidak besar tapi ototnya terbentuk, tampak badan Unyill yang Gilig dan padat berisi, terus ngeliat badan aku sendiri di kaca, mmmm...lucu juga, kurus tapi kelihatan gemuk, aku akui sih, dalam satu setengah tahun terakhir berat aku naik 13 Kg , dan kalau aku ingat2, penambahan 5 kilo terakhir terjadi pasca aku keluar dari Konsultan IT Jatis-Ecomindo. Yang aneh, penambahan berat badan itu seolah-olah hanya terjadi di bagian perut. Aku jadi nggak bisa memungkiri pernyataan si chaotik "ha..ha.ha..bentuk badan kamu kayak tabung kimia ndri, bulet di bagian perut". Aku sih hanya ketawa geli mendengarnya.
Setelah ganti baju, dengan T-Shirt ukuran short dan Celana menutup lutut. Kami siap berenang dengan tetap menutup aurot. Winggggg....Jeburr..begitulah suaranya. Kolam seluas 100:50 M hanya direnangi oleh kami bertiga di siang hari bolong. Ketika berenang tampak unyill bisa berenang dengan cukup keren dan efektif, sedangkan chaotik, dia renang dengan stamina yang luar biasa, jadi walaupun gerakannya kurang efektif tetap aja dia bisa mencapai jarak yang dia inginkan. Nah kalau aku gimana, he..he..he..ya gitu lah, keceplak-kecepluk, teknik gak efektif, stamina gak punya
. Sing penting renang.
Pukul 16:00 pun tiba, sudah 4 jam kami berenang dengan perasaan senang dan melupakan semua masalah. Aku juga bilang dengan semangat kalau aku besok bakal kesini lagi pagi-pagi untuk berenang.
Pukul 20:00, aku kirim SMS ke Unyill, "nyill, besok aku nggak renang aku tepar. Otot lengan, dada dan kaki aku rasanya sakit" saking teparnya aku sampai nggak sanggup lagi ngirim SMS ke Chaotic. dan aku pikir chaotic dan unyill pasti mengalami hal yang sama.
Pagi kemudian harinya, chaotic telpon "Ndri, jadi berenang nggak, aku mau berangkat nih", aku bilang "aku gak bisa tic, aku tepar, otot-otot aku terasa sakit semua, habis 4 jam berenang kemarin". "Bwa..ha..ha..ha..ha...ha.." tawa chaotic. Heh..wajar lah dia ketawa,orang yang paling sok yakin bakal renang lagi adalah aku. Wajarlah kalau tepar, orang yang renang Tabung Kimia.
November 21st, 2005
Me versus six good lookin young man with Finance background
Posted by nura1200 at 02:57 PM on November 21, 2005.
Me versus six good lookin young man with Finance background
Mo bagi crita nih, kemarin aku ngehadirin wawancara di nestle. Mmm..awalnya bingung juga sih. Wawancara pukul 2:30 dan sedangkan kelas baru berakhir pukul 2:15, dari Depok ke Simatupang 15 menit, mungkin nggak ya. Akhirnya dengan segala permohonan maaf, aku akhiri kelas pada pukul 2:00, dan minjam motor elan, karena motor merupakan kendaraan tercepat untuk sampai sana. Entah kenapa setiap naik motor kok ada perasaan excited banget ya. Melaju dengan kecepatan rata2 75 Km/jam melewati lenteng dan tanjung barat. Rasanya bener2 menyenangkan naik motor. Mungkin karena selama kuliah jarang naik motor kali ya.
Back to wawancara. Pertama dengan HRD, bah...divisi ini kok selalu diisi dengan oran2 yang dingin dan kaku ya, jadi nggak nyaman deh wawancaranya. di wawancara pertama dikasih tau kalau bakal masuk di divisi Suplay Chain Management. Pertanyaan dari si HRD, kamu nggak masalah kalau masuk HRD?, aku pikir kenapa nggak?. Selanjutnya keluar dan nunggu wawancara dengan User, sembari nunggu, aku chit-chat dengan orang lain yang juga lagi wawancara untuk posisi yang sama. Dari perbincangan itu, aku berhasil menangkap. Kalau dari 6 orang saingan aku itu, semuanya dari background Acounting. Hanya aku yang dari IT.
Selanjutnya wawancara dengan user, namanya mbak retri. Nggak kayak dengna HRD, dengan mbak ini cukup luwes wawancaranya, jadinya cukup enjoy dengan diselingi tawa-tiwi dikit. Setelah dengar cerita dan baca resume aku Si embak nanya ke aku, "Kamu yakin ndri, mau meninggalkan dunia IT yang kelihatannya sudah cukup indah buat kamu?" sekali lagi aku jawab "Saya yakin kok mbak", padahal dalam hati bimbangnya bukan main. (nyetel lagu bimbang.mp3)
Di akhir2 aku sempet nanya, "posisi yang lagi lowong ini untuk berapa orang mbak..?" dan jawabnya hanya untuk satu orang. dalam hati langsung muncul pesimisme 99%, bayangkan bagaimana aku bisa keterima di posisi yang berkaitan dengan finance, dimana pesaing aku all of them is a good lokin young man with finance background. Tapi kalau kembali menilik kata pak heru pas pemilihan dekan "karena bebeberapa hal, peluang saya untuk gagal dalam pemilihan dekan ini adalah 99%, tapi saya tidak punya hak untuk mendahului kehendak allah". Bagus juga kata2 pak heru. Ok deh ndri...kalau gitu untuk peluang nestle kita gak boleh menyerah dan pesimis begitu aja. Kita rubah perasaan pesimis kita menjadi PESIMIS 99% he..he...he.... sama aja ya?.
Aku mungkin sudah nggak mikirin lagi apakah aku keterima atau enggak, tapi yang jadi pikiran aku adalah "Apakah aku mau meninggalkan dunia IT?...pingin apa sebenarnya aku?"
Pas pulang, aku masih mikirin pertanyaan tadi, sampai pikiran itu tergantikan oleh pertanyaan "Lho jaket aku kemana?", jaket aku tertinggal di ruang wawancara. Aku tanya deh ke bagian resepsionis ruang wawancara, "mbak jaket saya tadi ketinggalan", belum selesai aku ngomong, si embak nanya "oo..jaket UI ya mas..?", "iya mbak" sahut aku, "Tenang aja mas, jaketnya tersimpan dengan baik kok, nih mas, masih lengkap, lengkap sama parfum di kantong jaketnya" si embak dengan nanda beda menekankan pada kata parfum, "oopsss..., makasih mbak ya" jadi malu deh ketahuan bawa parfum di jaket, si embak dan embak yang lain ketawa kecil.
Nur "The Swan" Andriansyah
Posted by nura1200 at 03:01 PM on November 21, 2005.
he..he.. The Swan. Dalam 9 hari terakhir, 7 hari aku isi dengan kegiatan renang.
Hari ke 1 (sabtu) renang 4 jam
Hari ke 2 (minggu) renang 1 jam
Hari ke 3 (Senin) renang 1 jam
Hari ke 4 (kamis) renang 1 jam
Hari ke 5 (Jumat) renang 1 jam
Hari ke 6 (Sabtu) renang 1,5 jam
Hari ke 7 (MInggu) renang 2,5 jam
hari selasa dan rabu absen renang, tapi aku sempatkan nyari tutorial renang breaststroke (gaya dada) di google.
And the result of all that
- Tepar on the 1st day
- Darker skin (lebih tepatnya jadi belang) in face, hands and legs.
- unsual hair style karena kramas terus tiap hari rambut jadi aneh rasanya
- Kemajuan di BreastStroke Swiming Style-ku, on 7th day bisa melintasi 50 meter berkali2
Question?
- Gimana mengembalikan kulit yang belang?
- Berat badan naik atau turun ya..?
Di hari ke tuju, aku diberitahu oleh penjaga kolom, untuk melepas t-shirt jika masuk ke kolam. Aku jawab lah permintaan dia "Wah..saya nggak bisa lepas t-shirt, aurot, sory...".
Pada umumnya bagi pria menutup aurot itu nggak terlalu sulit, beda dengan wanita, adakalanya keputusan berhijab bagi wanita adalah suatu keputusan besar yang mungkin juga berat bagi sebagian wanita.
Karena terasa ringannya kewajiban menutup aurot bagi pria, terkadang ringan pula bagi para pria untuk melupakan kewajiban ini. Khususnya pada saat renang, mudah sekali pria memutuskan hanya mengenakan celana yang puendek banget tanpa pakaian.
Guys jika kita berenang, bukan berarti kita menlupakan sebuah kewajiban. Tidak hanya melupakan kewajiban, tapi juga tidak menghargai wanita2 yang berhijab seperti dara, dewi, gadis, qonita, lady, putri, anisa dan lain lain
~~~~~~~~~~~~~
pagi ini at class, "pak kemarin bapak berenang di Bumi Wiyata ya, saya member disana juga lho pak"
aduh..ada murid cewek yang juga jadi member.
November 23rd, 2005
Penggalan Nasihat...
Posted by nura1200 at 09:50 AM on November 23, 2005.
Mengingat segmen pembaca yang berbeda dari blgo nura1200"Ngomong-ngomong soal...." dan aresto"Aresto in-depth", maka aku kutip sebagian tulisan aresto tentang penggalan nasihat yang menurut aku Bwagus bwanget, mudah-mudahan semua reader, termasuk kamu si "blog reader" yang udah ketawan muka aslinya, dapat termotivasi atas nasihat ini
sambil mensyukuri apa yang sekarang gue dapet gue mau membagi penggalan nasehat Imam Syafi'i yang gue baca berulang-ulang sewaktu berangkat hari pertama kerja : "Berangkatlah, niscaya engkau akan mendapatkan ganti untuk semua yang kau tinggalkan. Bersusahpayahlah, sebab kenikmatan hidup hanya ada dalam kerja keras. Singa jika tak keluar sarangnya tak akan mendapatkan mangsanya, sebagaimana anak panah bila tak meninggalkan busurnya tak akan mengenai sasaran. Biji emas yang belum diolah sama dengan debu di tempatnya. Ketika orang berangkat dan mulai bekerja , dia akan mulia seperti bernilainya emas."
~taken from pleto's blog
November 25th, 2005
Out from ECL
Posted by nura1200 at 04:14 PM on November 25, 2005.
Sejak agustus kemarin, pak ucok resmi membuka lab ECL, yang diminta ngurus adalah Amri Hidayat S.Kom, dan aku juga coba bantu untuk ngurus. FYI this lab is Free Finance aka nggak dibayar. Lumayan dapat ruangan PC dan Home di telaga. Di bulan yang sama aku juga dapat kesempatan untuk jadi staff akademik di FIB.
Hampir 3 bulan berlalu, ternyata kepercayaan di FIB gak main-main. AKirnya waktu banyak dihabisin di FIB daripada di Lab ECL, akhirnya gak ada kontribusi yang aku beri ke Lab ECL, untungnya masih ada sosok Amri Hidayat S.Kom yang benar2 berdayaguna dan bisa menghidupkan ECL. Karena aku pikir aku gak ada kontribusi mending aku mundur dari LAB ini, ya akhirnya out from ECL. Ini beberapa foto2 tentang ECL:


ECL udah out, kalau FIB? mmmm....