ngomong-ngomong soal.....

Entries for June, 2006

June 1st, 2006

Posted by nura1200 at 05:24 PM on June 1, 2006.

Dear Stud.....

From now on berhubung saya udah tidak mengajar anda lagi, dont call me Sir, jangan panggil saya "Bapak/Pak" lagi ya.Panggil saya "ABANG/Bang" *Halah*

 

6 comments

June 9th, 2006

Keluarga ESIA

Posted by nura1200 at 07:17 AM on June 9, 2006.

Terhitung sejak 1 juni kemarin, resmi aku masuk perusahaan ini, bakrie telecom/Esia. Sempat gagal ketika masuk divisi VAS, sempat nggak tertarik ketika lowongan yang ditawarkan adalah development IT-BAD. Tapi akhirnya masuk juga di section Data Management divisi Business App Development (IT-BAD).

Kerjanya ngapain, rencananya sih mau mengembangkan Datawarehouse dan mengarah pada pengembangan Business inteligence. Suatu hal yang menurutku "Cool enough", karena ilmunya saat ini dipakai di semua jenis perusahaan. Banking, Telco dll.

Ilmu yang saat ini dipelajari fariz di Monash Univ. Mau gak mau baca-baca konsep DW BI, selama ini aku cuman dengar doang. Dari fariz dan dari senior di Esia, dapat b(uuuuu)anyak e-book yang D*mn good banget.

Tentang orang2nya, Data management dan Develompment itu dibawah satu Divisi IT-Bad,  ada zidni di development dan ada orang2 lain yang sangat kooperatif, ketua dept yang membumi, tidak ngebose, dan tidak menentukan sendiri. Senior (kaSection) disini adalah orang2 (4 orang) yang sudah 10 tahunan di BakrieTel, dan sekarang merupakan orang yang undisposeble, dan kedepannya zidni pasti jadi orang yang undisposeble juga, maklum perusahaan kecil yang baru berkembang.

satu minggu disini, antusiasme ku tinggi sekali. bahkan ketika kemarin dapat panggilan BANK international INDONESIA, tanpa pikir panjang aku gak berminat meneruskan. Betah, job desc yang menyenangkan, environment yang kondusif kliatanya (di meja2 banyak ditemu riadhus, tafsir, and stuf lain yang menyejukan hati  , ilmu yang berharga, kesempatan berkembang dll, kalau gaji ndrie....? he....he...he.. kalau gaji no comment, kata orang HRD bilang hal ini sangat Confidential bahkan khususnya di kalangan internal perusahaan. Yang pasti sih gak gede..ha..ha.ha.

Satu hal yang mungkin akhirnya bisa membuat aku ninggalin semua yang aku ceritakan.....bukan, bukan gaji, kalau dulu aku ninggalin kesempatan pertama jadi dosen karena iming2 rate man/month JATIS. Tapi saat ini satu hal yang mungkin bisa membuat aku ninggalin ESIA adalah: Keluarga. Ya tapi semuanya akhirnya kembali kepada apa yang terbaik Allah putuskan. 

 

12 comments

June 29th, 2006

Dan keputusanNya adalah.....

Posted by nura1200 at 06:55 PM on June 29, 2006.

bagi sidang pembaca yang mengikuti blog ini mungkin sempat membaca postingan tentang kebingungan aku atas dua buah kemungkinan yaitu TPS (terminal petikemas surabaya) dan ESIA, dua perusahaan yang aku aplay menjelang hengkangnya aku dari UI. Ketika wawancara pertama di
TPS, aku begitu malas dan langsung memplot bahwa pilihan aku akan jatuh ke esia. Dan benar ketika aku diterima di ESIA, aku merasa pekerjaanya jauh lebih 'nyaman' dibanding TPS. Dan aku berani jamin semua insan IT seindonesia raya pasti lebih memilih esia dibanding TPS
sebagai tempat bekerjanya (berlebihan ya...:D).

Setelah menerima kepastian bahwa aku diterima di Esia, proses seleksi TPS ternyata masih berlanjut, test pertama lolos, test kedua lolos juga (baca: bolak-balik jakarta).

Pertanyaan: Aku tidak berminat di TPS, lantas kenapa aku bela-belain mengikuti proses seleksi?, jawabannya satu yaitu Keluarga*.

Aku merasa  aku bisa jauh lebih membantu baik secara materi maupun  non materi kalau aku tinggal di surabaya dan bekerja di TPS.
Itulah kenapa aku paksain untuk ke surabaya bolak-balik untuk wawancara dan test, walau jelas2 pekerjaan di TPS bukanlah pekerjaan yang 'aku sukai'.

Ketika aku sudah bekerja seminggu di esia, aku bahkan setiap shalat di manggarai selalu berdoa agar TPS tidak menghubungi aku.
ya...aku berdoa supaya aku gagal di TPS.  Tapi ternyata, aku dipanggil untuk test kesehatan di TPS. Aku jadi bingung sendiri, apakah keberhasilan lolos ke seleksi berikutnya ini adalah suatu hal yang kunanti ataukah tidak.

Setelah test kesehatan, aku dihubungi lagi dan dinyatakan lolos ke tahap terakhir yaitu, wawancara dengan direktur finance yang ternyata membawahi div IT.Entah kenapa, di tahapan terakhir ini aku merasa pilihan aku condong ke TPS, aku merasa aku harus mengorbankan Ego aku dan mengutamakan keluarga aku, yang dalam arti sempit ini berarti
aku harus memilih TPS. Karena hal inilah ketika wawancara dengan direktur finance, aku manggut2 saja mengamini pendapat dia yang seakan  merendahkan sekali staff IT.

Aku sudah mulai berniat untuk memilih 'Keluarga'/TPS, daripada menuruti 'Ego'/Esia.
.............

Tapi teman......

ternyata Allah berkehendak lain. Aku gagal di TPS.
Sebuah surat menyatakan aku tidak memenuhi kriteria. Aku sedikit bingung, kriteria apa yang tidak aku penuhi?, aku menduduki peringkat satu ketika Teknikal Test, aku lolos psikotest, aku lolos wawancara kadept IT/HRD/Psikolog, aku lolos test kesehatan.
Hmmm...ternyata direktur finance* itu yang kelihatannya tidak cocok dengan aku.


haahh...frankly aku udah nggak terlalu mikirin that D*mn_arogant_prick (direktur finance)

yang menolak aku di TPS, aku juga tidak terlalu memikirkan doa aku yang selalu dikabulkan secara terbalik. Yang ada di pikiran aku hanya satu, seperti terkutip pada sms aku ke orang tua aku:
"aku TPS gagal, aku tetep di esia, papa mama jangan sedih ngih"



--------------------------------------------------------------------------------
Ya allah Sesungguhnya engkaulah yang mengetahui sedangkan aku tiada mengetahui.
Engkaulah yang mengetahui segala perkara ghaib.
Ya allah jika memang telah kau kehendaki perkara ini, maka jadikanlah perkara ini baik,

untuk aku, keluarga aku, dan agama aku.
Ya allah jadikan hatiku meridhainya
--------------------------------------------------------------------------------

5 comments

Online Casino